Hati-Hati dengan Pembantu Rumah Tangga (Kisah Nyata)

Hari itu adalah hari bahagia Saya..ya tentu saja..karena hari itu adalah hari pernikahan Saya. Beberapa hari sebelumnya, nenek Saya membawa pembantu rumah tangga dari kampung halaman untuk membantu keluarga Saya dirumah.

Umurnya belum genap 17 tahun, pada awal kerjanya gesit, tidak banyak bicara (sebut saja namanya Yinem). Setelah beberapa bulan dirumah, akhirnya tiba saatnya Yinem untuk pulang kampung (lebaran).

Setelah lebaran, nenek Saya membawa pembantu baru dengan alasan Yinem anaknya malas2an dan suka menggoda pria (padahal menurut Saya Yinem tidak seperti itu). Kok bisa2nya nenek bicara seperti itu, ternyata bukan nenek yang berkesimpulan seperti itu tetapi Emak si pembantu baru (sebut saja namanya Minah) yang berkata seperti itu. Karena kami sekeluarga tidak tau apa-apa dan percaya begitu saja, ya kami menerima si Minah dengan tangan terbuka.

Hari pertama kedatangannya, Nenek Kakek mengantar dari kampung ke rumah kami (naik kereta). Padahal sebelumnya sesuai dengan kesepakatan bahwa Minah akan datang nanti kami jemput agar tidak menyusahkan Nenek Kakek..Ya karena sudah datang, maka kami terima dengan baik..

Awalnya Minah ini pendiam (tidak banyak bicara) dan rajin bekerja. Setiap Saya sedang makan, Minah menunggu Saya selesai dan jika sudah selesai langsung mencuci piring (Rajinnya..kayaknya ga mesti gitu deh, berlebihan bgt sich..)..

Tetapi lama-kelamaan kami melihat tingk aneh pada Minah. Dia sering menyisir rambut sambil menyanyi di depan kaca pake goyang2 badan..Kenceng banget..sampe kedengeran kerumah tetangga..(Malu-maluin aja sich nich orang..)..

Suatu hari, adik sepupu Saya yang tinggal dirumah kami memergoki Minah sedang membongkar2 isi kamar adik Saya. Tetapi karena sepupu Saya takut, jadi tidak ditegur..di hari lainnya lagi adik sepupu Saya menemukan bros Ibu Saya di kamar Minah..

Minah parah..setiap hari ada saja yang diminta..uang Rp. 1000, tempat handphone (padahal ga punya hp), dompet (Sampe2 waktu Saya DBD, dia minta dompet..), jepitan rambut, ikat rambut, sirkam, dll..

Gaji Minah setiap bulan selalu dibayar di awal..karena Emaknya telp dan minta gaji anaknya..walaupun belum waktunya gajian, tetap Emaknya memaksa2 sampai Minah harus hutang2 ke Kami..(Ibu macam apa itu..?)

Cerita dilain hari pada pukul 13.00 WIB..lama-lama Minah “ngelunjak”, setiap kali disuruh membantu “nyiangin” sayur bilangnya “GA MAU AH CAPE..” (lalu dia tidur)..Astagfirullah..

Suatu hari, kala itu jam 08.00 WIB..Minah sedang mengepel rumah dan seharusnya sehabis itu Minah membeli sayur ke tukang sayur yang jaraknya beberapa meter dari rumah Kami, tp belum juga selesai dia malah pergi keluar dan pulang kerumah lagi jam 22.00 WIB..Pembantu Rumah Tangga macam apa dia?

Ternyata dia sudah punya pacar dan berlama-lama membantu pacarnya berjualan..

Setelah sekian lama bersabar, akhirnya Kami tidak bisa membendung kemarahan Kami..Minah dipanggil dan ditanya, apakah dia mau kerja disini atau disana (tempat pacarnya)..ANEHnya, dia mengaku salah..Memohon-mohon minta maaf..sampai memeluk2..ih ga tau malu bgt orang ini (pikirku)..

Keesokan harinya, di pagi hari (kira-kira jam 09.00 WIB) Minah pergi begitu saja tanpa pesan dengan membawa beberapa baju-baju kantor dan kebaya-kebaya Kami..(15 buah –> setelah Kami hitung kehilangannya)..

Kami bingung….sampai akhirnya Nenek Saya menelpon dan mengatakan bahwa Minah itu “sakit jiwa”..

Anehnya, sebelum Minah sampai dirumah Kami, Emaknya berkata bahwa anaknya tolong disuruh kerja di rumah Kami..Padahal Minah sudah sakit jiwa dari 3 tahun yang lalu dan Kami sekeluarga tidak mengetahuinya..

1 Comment

Filed under New

One response to “Hati-Hati dengan Pembantu Rumah Tangga (Kisah Nyata)

  1. ya emg gitu deh,kita perlu pembantu,tp susah bnget nemuin yg cocok. ada yg gesit kerjanya tp sotoy,ga mau dbilangn,bkin pegel hati..kaya pembantuq yg terakhir.kalo dibilangn mlh marahan dy,jutekan dy..mndingan cabut aja sono.Kdg ga enak jg ma tetangga,gonta ganti pmbantu mulu..but well?? Do they know what i’m going thru?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s